Aku Mulai Mengerti Bahwa Aku Tidak Harus Mengerti Semuanya

 

Aku Mulai Mengerti Bahwa Aku Tidak Harus Mengerti Semuanya

Ada masa di mana aku merasa harus memahami segalanya.

Kenapa orang berubah.
Kenapa sesuatu tidak berjalan sesuai harapan.
Kenapa perasaan bisa datang dan pergi tanpa alasan yang jelas.

Aku terus mencari jawaban untuk semua hal.

Seolah kalau aku sudah mengerti semuanya, aku akan merasa lebih tenang.

Tapi yang terjadi justru sebaliknya.

Semakin aku mencari jawaban, semakin banyak hal baru yang membuatku bingung.

Semakin aku mencoba memahami semuanya, semakin berat isi kepalaku sendiri.

Dan aku mulai sadar…

mungkin tidak semua hal memang harus dimengerti.

Ada hal yang memang tidak punya penjelasan yang rapi.
Ada perasaan yang tidak bisa dijelaskan dengan logika.
Ada kejadian yang hanya bisa diterima, bukan dipahami sampai tuntas.

Dulu aku tidak bisa menerima itu.

Aku merasa tidak tenang kalau belum mengerti.
Aku merasa gelisah kalau ada hal yang menggantung tanpa jawaban.

Tapi sekarang aku mulai belajar pelan-pelan.

Bahwa ketidakpastian bukan sesuatu yang harus selalu diselesaikan.

Kadang cukup dibiarkan lewat saja.

Aku mulai memberi ruang untuk hal-hal yang tidak aku mengerti.

Tidak semua pertanyaan harus dijawab hari ini.
Tidak semua perasaan harus dijelaskan secara sempurna.
Tidak semua situasi harus punya makna yang jelas sekarang.

Dan anehnya…

ketika aku berhenti memaksa mengerti semuanya, pikiranku justru jadi sedikit lebih ringan.

Aku mulai bisa menerima bahwa aku tidak selalu harus punya kendali.

Aku hanya perlu hadir dan menjalani apa yang ada di depan mata.

Mungkin itu sudah cukup.

Dan mungkin, di situlah sebenarnya ketenangan mulai tumbuh… dari keberanian untuk tidak selalu mengerti. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Malam Membuat Kita Lebih Emosional?

Kepalaku Terlalu Berisik Untuk Disebut Tenang